20 Januari 2013

Hanya Surat Rindu [5]



  Hey, Jun. 
Tampaknya kali ini aku tak akan menanyakan kabarmu.
Ya, setelah malam itu, saat kamu memberikan kabarmu, rasaku tak mampu dilukiskan, jika hanya untuk di ibaratkan. Mungkin ini ibarat malam yg dingin senyap, sepi tanpa suara, bahkan jangkrik-pun enggan untuk berbisik, lalu sebuah cahaya kecil datang bak kunang-kunang malam datangkan cahaya. Pupil mataku mengecil seketika. 

  Hey, Jun. Ntah apa yg akan terjadi dengan kertas putih ini nantinya. Entah apa yang akan kutuliskan disini. Mungkin memang kamu belum sepatahpun memberikan kata tentang surat-suratku, terlebih untuk membalasnya. Ya, kutahu kamu masih belum punya waktu untuk itu. Tapi, Jun. Setelah kabar yg aku terima, ingin rasanya aku bercerita pada semesta bahwa sapa terindah itu sepenuhnya milikmu. Ya ini menurutku dan juga menurut rasaku.

  Jun, apa kau tahu tentang cerita yg sedang kita perankan ?
Menurutku kau tahu, setelah kau mengibaratkan cerita ini dalam lagu-lagu. Kurasa kamu benar-benar tau. Jun, aku benar berpikir keras tentang bahasa apa yg akan ku tulis lagi disini. Suaraku habis tak bergeming, numun kubiarkan. Kuharap suara habisku dapat terganti oleh kata-kata. Kata-kata yg akan mewakili perasaanku padamu.

  Jun, kali ini aku tak tau tentang rasa, benar benar tak tau tentang apa yg kurasakan. Entah rasa apa ini, ketika aku hilang tanpa kabarmu, ketika aku rindu tanpa sapamu, ketika aku pilu lihat sedihmu, ketika aku bahagia lihat canda tawamu dan terkesima melihat segurat pipimu pancarkan rona keindahan senyummu. Masa-masa itu hanya membuatku ingin berkata moga: Tuhan, hentikan waktu sejenak saat ia tersenyum


  Jun,..... Jun Jun Jun, ya, aku masih saja menyebut namamu denagan panggilan itu. Hehe, maaf, kelihatannya aku banyak ngelantur dalam surat ini. Tapi tentang rasa, itu fakta adanya. 


  Oh jun, rasanya aku ingin melepaskan jemariku diatas kertas putih ini. tapi sebelumnya, apa kamu ingat lagu ini

"Nee, kono sekai ni wa takusan no
Shiawase ga arunda ne
Itsuka futari nara"
      "Hey, ada banyak kebahagiaan di dunia ini
         Jika kita bersama suatu hari nanti, "

  Sudah ah, aku hanya ingin ingatkan saja... :p
Lagian aku juga udah ngatuk. Ya, kali ini aku menulisnya rada malaman. Hehe....



Jun, aku masih bertanya tentang apa rasaku.
Dan juga tetap menunggu apa yang tak aku harapkan. Balasanmu :)

Bye, Jun



Dari 'aku' Untuk 'Jun'






Pengikut BEGO-BLOG