16 Januari 2013

Hanya Surat Rindu [2]



  Hay, Jun, apakabar ?
Biarlah pertanyaan ini selalu ter-tanya ya.. :)
Mogaku kau baik baik saja. Tapi pengamatanku tak berkata begitu, aku tau kau lelah Jun, tapi do'aku selalu untukmu kok. Kuselipkan namamu setelah kedua nama orang tuaku..

  Hey, Jun. Ini surat ke-2 ku. Kamu tau.. ? yaaah, semoga kamu sudah baca surat sebelumnya. Tapi pertanda itu belum aku terima, dan surat itu juga belum terbalaskan olehmu. Tapi tak apa, masih ada 28 surat lagi untukmu dalam #30HariMenulisSuratCinta. Aku tunggu itu, kapanpun itu, kapanpun kau bisa membalasnya.

  Kutahu, kau tak memiliki banyak waktu, Jun. Aku tahu dengan segala kesibukanmu. Yang aku tak tahu, apakah ada namaku terselip diantara gumamanmu terhadap apa yg kau keluhkan. Aku ingin jadi pendengar setiamu lagi Jun, lelahmu ingin aku tawakan. Bukan menertawakanmu, tapi mengajakmu tertawa lagi bersamaku. Jun...

  Ah, kenapa jadi melankolis bagini.. Hahaha
Ohya, Jun. Tadi pagi kamu membalas pesan singkatku ya.. Kamu tau apa yg aku rasakan ? :


  Ya, itu perasaanku. Lebay ya ? Yee, lebay-jablay gini, aku sayang kamu :p
 Ah sudahlah, masih banyak yang harus aku tuliskan lagi untuk 28 Hari kedepan, lagian aku tak banyak memiliki kata tentang perasaan ini, kau adalah perasaan yg tak mampu dikatakan, Jun. ... Heh, kan, menye-menye lagi aku nya Jun.

  Oh ya jun, aku laper nih, ketika menulis surat ini, tak seperti kemarin ada yg mengirim pesan buat mengingat makanku, hehe. Kamu kapan ingatin makanku lagi jun ? Aku tunggu ya, beserta (mungkin) balasanmu tentang surat ini..

Hehe, bye jun. sampai jumpa di-surat berikutnya. 

Dari 'Aku' untuk 'Kamu'
 

Pengikut BEGO-BLOG