14 Maret 2014

Senja Jingga Dulu, Kini Menguning Buram di Riau, Kotaku




  Sore itu gue lagi JJS (Jalan Jalan Sore) bareng teman teman gue di seputaran kota Pekanbaru.
Meski kotaku dilanda bencana ulah manusia, kotaku sayang kotaku malang kini berkabut asap. Demi kelangsungan hidup gue sebagai orang yg kurang hiburan (habis, hampir sebulan penuh gue gak berani kemana mana karena asap mengganggu) gue mencoba mencari hiburan dengan cara tebar pesona pada mudi mudi yang melakukan ritual JJS juga seperti ABG Kekinian lainnya. Dengan berbekal masker yang diberikan oleh "caleg-caleg caper" gue mulai perjalanan gue menelusuri kota yang berkabut ini.

Sumber

  Tapi tak ada yg menarik, mungkin karena mudi mudi yang gue jumpai kecantikan mereka berkurang oleh masker mereka menghalangi kesempurnaan bentuk muka mereka (meski ada yang tampak seksi menggunakan masker itu, terlebih mereka yg menggunakan kacamata!) dengan sedikit banyaknya kekecewaan, gue dan teman teman gue memutuskan untuk balik pulang.

  Lampu jalan yang dari tadi sore sudah hidup, kini tampak jelas sebab malam sudah tiba. Kendaraan mulai memadati jalanan, sampai sampai menunggu lampu merah berganti hijau pun, kami harus menunggunya lagi hingga lampu itu merah dan kembali hijau.

  Menatap keatas, melihat detik demi detik berganti menuju lampu hijau kembali, aku dikejutkan oleh sapaan sesosok bocah kecil yang kumal menawarkan dagangannya "Koran bang? Ini koran untuk besok" ya, di kota ini ada salah satu koran untuk edisi besok yang dijual malam sebelum besoknya. Dengan cepat aku mengambil uang Rp.5000 dan memberikannya pada anak tersebut, lalu mengambil koran dan langsung berangkat memacu roda sebab lampu hijau sudah menyala. "Kembaliannya baaaaaang!" teriak bocah itu ketika aku mulai menjauh meninggalkannya dan langsung melambai pada anak itu. "Keren aku ini" pikirku sambil tersungging senyum dibalik masker seribuanku.

Pengikut BEGO-BLOG