27 September 2012

Buatmu Teman

Because Quote Is So Mainstream

Buatmu Teman

by Rambun Bum-bum on Wednesday, 26 September 2012 at 05:25 · (catatan Facebook)

Berjalan tanpa teman hanya mencoba untuk melangkah ribuan kilo meter dengan berjalan setapak demi setapak
Melangkah kedepan tanpa teman hanya membuat anda jauh mundur kedepan
Teman bukan berarti hanya mereka yg kita kenal !

-Sahabat : Adalah teman yg benar² bisa di andalkan ketika kita membutuhakan pertolongan. Ada di kala sedih maupun senang. ☼

-Pacar : Adalah sosok teman untuk maju jauh kedepan, bersama meniti keindahan hidup, menjalani dengan penuh rintangan menghadapi nya. Lalu berada di dalam sebuah kemesraan.

-Keluarga : Adalah teman sepanjang perjalanan, dari mulai hidup menghirup udara segar sampai mati untuk menghadap sang Khaliq

-Isteri : Adalah teman tujuan sesungguhnya. Melanjutkan perjuangan hidup dan meneruskan generasi untuk tujuan hal yg lebih bahagia, jika mampu melewati semua cobaan dengan penuh perjuangan dan pikiran sehat, lalu berpikir bahwa tak ada cobaan yg tak ada jalan keluar



  Hai teman, siapapun kalian. Terimakasih, buat apa ? Buat hidup kalian, karena mau meluangkan sedikit waktu kalian untuk saya, termasuk kalian yg membaca. Kalian juga teman, teman,-

  Gue bersukur jika tuhan memberikan gue teman² seperti kalian, apapun bentuk dan keyakinan kalian, gue bersyukur atas nikmat ini. Tapi ...................
Gue rindu sama teman² gue (Sahabat) Gue rindu ketika kita masih berlari mengejar cita² yg sesungguhnya sangat jauh kita capai, mencapi tujuan yg lebih baik kita selalu tertawa bersama. Gue rindu pada masa² itu, di mana kita belum di sibukan oleh rutinitas yg hanya menyita waktu dan hampir tak mampu mempertemukan-KITA. Gue rindu teman² gue yg mengejek gue untuk kesengangan teman² gue yg lainnya, gue juga begitu. Kita berada dalam satu ruangan besar berlari untuk mengejar kemenangan sebuah pertandingan, walau dengan segala cara kita lakukan. Kalah menang itu hal yg biasa, kebersamaan itu yg membuatnya jadi luar biasa.

  Minggu, sore di tengah lapangan dengan terik matahari begitu tanggung. Kita mulai dengan latihan² sebagai pemanasan sebelum sebuah pertandingan di mulai.

   "Opper bolanya mbun, oppeeeeeer, jangan bawak sendiri dong, dasar begok, kalau tidak bisa main sanah kau jadi back saja"  hahah memang di kala itu gue terlalu kaku untuk menendang si kulit bundar. Namun sore itu serasa hangat walau Adzan magrib sebentar lagi berkumandang, kita tetap berada di dalam satu ruangan besar, terpadu dalam setumpuk cacian "Kau bodoh mainnya, masak sudah by one sama kiper gak gooal mbun" "kau jugak, nangkap bola pelan saja, kau malah berlagak seperti koki martabak mesir, jadi gooal juga gawang kita" "tapi in gegara kau mbun, kita jadi kalah 2-1" "ini juga gegara aku, aku bunuh diri tadi di menit² akhir"  Semua tertawa. Seperti biasa, ada yg hanya tertawa terbahak² tanpa ikut bercerita, ada yg hanya duduk sambil menghabiskan air di dalam galon, ada yg sepanjang permainan, sampai waktu istirahatpun bercuap² seperti kalau berhenti dia berdosa :D, bahkan ada yg hanya sibuk bolak balik ke kedai melayani permintaan abang² di sini untuk membelikan sebatang rokok, bahkan ada yg di marahi istrinya karena sudah adzanpun belum juga pulang - ini seperti Highligt Champion Kalau gue pikir² yg dari tadi gue hanya melamun- gue hanya berpikir apa kehangatan ini akan berlangsung lama ?

  Ternyata gue salah. Setelah kami di hadapi dengan kesibukan setumpuk kertas, sehelai benang bahkan sebatang besi untuk di hancurkan, itu membuat waktu kami jarang untuk bertemu. Di kota gue yg namanya hari minggu itu jarang ada kata² libur, ya di sini hanya di sibukan terus dengan pekerjaan, capek, sumpek jenuh. Jujur hanya itu, tak ada yg istimewa. Gue kangen masa² dulu sayang kita nyepik sana, nyepik sini, dan satupun gk ada yg dapat pacar. Telpon sana telpon sini, (sampai² kita mengacak nomor handphone bukan, untuk mendapatkan nomor wanita untuk kita kunjungi malam minggu nanti ?) . Gue rindu masa² itu, gue rindu kalian, kalian yg dulu. Akankah ''jika" ada waktu luang nanti kita akan kembali ? bersatu dalam sebuah kejailan, bersorak serempak karena sesuatu yg kita anggap lucu, walau salah satu dari kita, bahkan gue jadi korban pembullia, akankah kita berenang seperti ikan di kolam, lalu mendekati sang betina sampai kedaratan lalu membuangnya ? I'ts so happy :)

GUE KANGEN KALIAN YANG DULU TEMAN :)
GUE YAKIN KALIAN ADA WAKTU JUGA NANTI UNTUK GUE DAN YANG LAINNYA - DAN KALIAN JUGA
BILO TAKANA DIHH !! KA LAPANGAN WAK LIAK MANYIPAK SI KULIT BUNDA





  


  Ini hanya ungkapan rasa rindu gue kepada teman ...
Gue ingin ada kehidupan persahabatan seperti patrick star. Walau di kelilingi beberapa kebodohan, namun pintarnya dia ada didalam pertemanan.


Pengikut BEGO-BLOG